Bima Arya Tegaskan Program Naturalisasi Ciliwung Tetap Berjalan

Wali Kota Bogor, Bima Arya menegaskan, program Naturalisasi Sungai Ciliwung tetap berjalan demikian juga satuan tugas (Satgas) yang fokus pada tiga hal, yaitu meningkatkan kualitas hidup warga, pencegah bencana dan tujuan wisata.
Hal ini disampaikannya usai melaksanakan penanaman pohon dalam rangka HUT PDI Perjuangan Ke-48 di Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung, Perumahan Griya Katulampa, Bogor Timur, Kota Bogor, Minggu (10/1/2021).
"Namun sekarang tugasnya ditambah karena sudah Peraturan Daerah Ketertiban Umum (Perda Tibum), nantinya akan ada penegakan hukum (Law and Enforcement) dalam bentuk penerapan sanksi yang Insya Allah sudah mulai berlaku," kata Bima Arya di lokasi penanaman pohon.
Untuk lebih memaksimalkan program dan kegiatan Naturalisasi Sungai Ciliwung, Bima Arya menyebut, Kota Bogor menerima bantuan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp 30 Miliar untuk penataan sungai ciliwung yang rencananya akan dialokasikan pada beberapa titik di Sungai Ciliwung, khususnya kelurahan-kelurahan yang dilintasi Sungai Ciliwung. "Namun menata Sungai Ciliwung tidak bisa sendiri, harus bersama-sama," ajaknya.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata menerangkan, kegiatan penanaman pohon dan Cipta Ciliwung Bersih dilaksanakan dalam rangka peringatan HUT PDI Perjuangan Ke-48. Menurutnya giat tersebut sebagai tahap awal kepedulian pihaknya terhadap Sungai Ciliwung.
"Hari ini selain di Katulampa kegiatan serupa dilaksanakan juga di Babakan Pasar, selain menanam pohon dan bebersih Sungai Ciliwung kita juga menebar bibit ikan. Rencananya kegiatan ini akan terus berlanjut, pada 24 Januari 2021 di Kecamatan Tanah Sareal dan Bogor Utara," sebut Dadang.
Kurang lebih ada 108 bibit pohon dan bibit sayuran yang diserahkan untuk ditanam warga sekitar, serta ada 1000 bibit ekor ikan yang di tebar.
Turut diserahkan bantuan peralatan hidroponik kepada pengurus PKK Katulampa. Khusus penanaman pohon, dilaksanakan juga para pengurus dan kader PDI Perjuangan daerah yang dialiri Sungai Ciliwung hingga DKI Jakarta.
Kegiatan di Katulampa diikuti kader PDI Perjuangan dari Tasikmalaya dan Sukabumi. (Prokompim)