Program P2WKSS dan Ngabaso Kota Bogor Sabet Juara I Tingkat Provinsi

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berhasil menyabet dua penghargaan di tingkat Provinsi Jawa Barat
 
Dua penghargaan yang diraih Kota Bogor, yakni sebagai Juara I lomba Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) kategori Kota dan Juara I lomba Ngabaso (Ngabring Ka Sakola) Tingkat Provinsi Jawa Barat kategori Kota.
 
Kedua penghargaan tersebut rencananya akan diserahkan bersamaan dengan Peringatan Hari ibu ke-92 di Provinsi Jawa Barat, Selasa (22/12) mendatang.
 
"Jadi pada 10 Desember lalu ada uji petik dari tim penilai evaluasi akhir dari Provinsi Jawa barat ke lokasi P2WKSS di Kampung Cikeas, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur. Alhamdulillah pelaksanaan tersebut dihadiri oleh bapak Wali Kota Bogor, Lurah Katulampa, Camat Bogor Timur dan Ibu Ketua TP PKK Kota serta jajarannya, Ketua TP PKK Kecamatan Bogor Timur, Ketua TP PKK kelurahan, Dinkes dan Disdik," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Bogor, Iceu Pujiati, Kamis (17/12/2020).
 
Indikator penilaian P2WKSS itu kata Iceu adalah melihat proses mulai dari kondisi 0 % sampai adanya perubahan pada bulan Desember atau 1 tahun anggaran.
 
Menurut Iceu, di Kampung Cikeas Kelurahan Katulampa terjadi perubahan yang luar biasa setelah adanya intervensi dari seluruh OPD dan stakeholder. 
 
"Perubahan itu mulai dari perubahan infrastruktur, perubahan pada kondisi masyarakatnya maupun perubahan pada kultur dari masyarakat di lokasi P2WKSS," jelasnya.
 
Dipilihnya Kampung Cikeas di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur ini dikarenakan kondisi lokasi ini betul-betul belum ada sentuhan sama sekali, baik infrastrukturnya maupun kultur masyarakatnya. 
 
"Hasilnya Alhamdulillah Kota Bogor berhasil Juara I Lomba P2WKS tingkat Provinsi Jawa Barat kategori kota," katanya.
 
Selain itu, Pemkot Bogor juga berhasil sebagai Juara I program Ngabaso (Ngabring Ka Sakola) Kategori Kota tingkat Provinsi Jawa Barat.
 
"Alhamdulillah kita (Kota Bogor, red) juga dapat Juara I Program Ngabaso Tingkat Provinsi Jawa Barat untuk kategori Kota. Lokasinya di SDN Sukasari," sebutnya.
 
Pada program Ngabaso ini pada intinya ada keterlibatan orang tua dan sekolah untuk mengedukasi anak-anak. Termasuk menjalankan kebijakan yang aman dan ramah anak.
 
"Artinya dari infrastrukturnya harus ramah anak. Ada keterlibatan edukasi dari masyarakat, pemerintah, orang tua dan gurunya. Jadi, pemenuhan hak anak itu harus ada. Program Ngabaso itu kan harus aman pada saat anak itu pergi ke sekolah sampai pulang dengan selamat," paparnya. 
 
Pelaksanaan program Ngabaso juga tidak lepas dari kerja sama DPMPPA dengan Disdik dan peringkat daerah lainnya.
 
"Untuk program Ngabaso PR kita adalah perluasan pelaksanaannya di sekolah-sekolah lainnya sebagai adaptor Ngabaso dan sinergi dengan Disdik Kota Bogor dan perangkat daerah terkait. Tentunya menyesuaikan pelaksanaan pembelajaran  di sekolah kembali normal. Mudah-mudahan pandemi Covid-19 segera berakhir," harapnya.
 
Dia menekankan, target DPMPPA tidak hanya berorientasi pada saat lomba, tetapi harus tetap diadakan pendampingan setelah pasca lomba, sehingga program dilaksanakan secara berkelanjutan.
 
"Tahun depan kita harus ada pendampingan, evaluasi, tetap ditindaklanjuti, tidak selesai pada tahap lomba," katanya.
 
Biasanya kata dia, jika Juara I tingkat provinsi, maka akan diajukan untuk tingkat nasional. 
 
"Tp kita kan belum tahu karena kondisi Covid-19 apakah ada tingkat nasional atau tidak karena belum ada suratnya dari provinsi," jelasnya.
 
Sementara itu, Lurah Katulampa Dicky Iman Nugraha berharap capaian ini tidak lantas berpuas diri, tetapi harus menjadi penyemangat untuk terus membangun Kampung Cikeas khususnya, agar lebih baik lagi, sehingga harapan dan cita-cita Kota Bogor menjadi Kota yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera segera terwujud. (Prokompim)