Galeri Basket The Bucketlist Hadir di Kota Bogor

Menghadirkan fasilitas lapangan basket berstandar internasional lengkap dengan Coffee Shop dan Galerinya, menjadikan The Bucketlist yang ada di Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor ini sebagai komplek basket terintegrasi atau one stop entertainment se-Bogor Raya.
Di gelaran soft opening the Bucketlist pada Sabtu (12/12/2020), Owner the Bucketlist Helmy Yusman Santoso mengajak Wali Kota Bogor, Bima Arya melihat-lihat galeri Basket yang didalamnya sudah terpajang Jersey, Sepatu, Foto, Action Figure dari para pemain basket legendaris, mulai dari dalam dan luar negeri. "Ini dahsyat banget karena bukan sekedar lapangan basket, tapi museum basket pertama di Indonesia," ujar Bima Arya.
Bima Arya mengatakan, galeri basket ini bisa menjadi sarana pembelajaran bukan hanya untuk pecinta basket, tapi pembelajaran karakter untuk semua. Mengingat di galeri ini, terdapat cerita jatuh bangun pemain basket nasional dan internasional. Ia pun optimis The Bucketlist dapat menjadi tempat luar biasa yang akan menarik banyak wisatawan dari seluruh Indonesia apalagi The Bucketlist menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
"Pemkot mendukung penuh dan berharap anak-anak muda bisa belajar dari cerita inspiratif tokoh basket nasional dan dunia," jelasnya.
Helmy Yusman Santoso mengatakan, sebagai pecinta basket, ia memimpikan ada komplek lengkap untuk pecinta basket dan lahirlah The Bucketlist yang mempunyai lapangan basket berstandar internasional mulai dari ukurannya, lantainya sudah dilengkapi dengan lapisan karet serta lapisan kayu dengan beberapa lapisan yang ketika jatuh, aman untuk lutut serta ring basket import persis seperti yang dipakai di Asean Games.
"The Bucketlist juga mempunyai lapangan basket untuk keluarga, Coffee Shop dengan 120 bangku, tribun yang bisa menampung 300 orang, Galeri Basket dan segera hadir toko peralatan basket," ujarnya.
Di galeri basket, lanjut Helmy, ada sekitar 300 koleksi mulai dari Jersey, Sepatu, Medali, Piala, Action Figure, dan Foto. Sebagian merupakan koleksi pribadinya sejak 2010 seperti Jersey bertandatangan dan Sepatu yang pernah dipakai para pemain basket. Sementara untuk medali dan piala yang dipajang merupakan pinjaman dari para pemain basket.
"Kalau medali dan piala kan koleksi pribadi mereka, jadi dipinjamkan. Mereka mau pinjamkan supaya pengunjung atau masyarakat bisa tahu sejarah basket Indonesia itu hebat dan berprestasi. Generasi muda juga bisa belajar dari legenda basket yang mendapatkan medali di event internasional," terangnya.
Helmy sendiri enggan menyebutkan nilai termahal dari koleksinya, mengingat itu merupakan pencapaian para atlet yang tidak bisa dinilai dengan angka dan koleksinya berawal dari hobi.
"Di galeri ini ada Jersey bertandatangan Kobe Bryant, Michael Jordan, Stephen Curry dan lainnya. Sementara koleksi Jersey pemain basket Nasional ada Denny Sumargo, Riko Hantono, Antonius Ferry Rinaldo, Mario Wuysang, Romy Christanto Chandra, Christian Ronaldo, Sitepu, Roni Gunawan, I made Sudiadnyana dan masih banyak lain," pungkasnya. (Prokompim:fla/adit-SZ)